Dua film dari kota Blitar, yaitu 'Warisan Kakek' dan 'Kembali(k)an', berhasil lolos dan tampil di Indonesia Western Australia Film Festival (IWAFF) 2025 yang berlangsung di Perth dan Fremantle, Australia. Prestasi ini menunjukkan bahwa kreativitas dari daerah kecil seperti Blitar mampu bersaing di panggung internasional.
Karya film ini merupakan hasil kolaborasi dari Kunamsinamfilms, SIPIL (Sinau Pilem), dan Kecamatan Kepanjenkidul. Film-film ini tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang mendalam dan menyentuh hati. Ini membuktikan bahwa karya lokal bisa memiliki kualitas dan pesan yang kuat hingga mampu menarik perhatian di dunia internasional.
Festival film ini menjadi ajang bagi para pembuat film dari berbagai negara untuk menunjukkan karya terbaik mereka. Dengan lolosnya kedua film ini, karya anak-anak Blitar menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan di tingkat global. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Blitar dan Indonesia.
Pemerintah kota Blitar sangat mendukung para kreator lokal agar terus berkarya dan menghasilkan karya-karya hebat. Melalui berbagai program dan dukungan, mereka berharap lebih banyak karya dari Blitar yang dapat dikenal dan diapresiasi di kancah internasional.
Jika ingin mengetahui lebih jauh tentang kegiatan dan karya dari Pemerintah Kota Blitar, masyarakat dapat mengunjungi berbagai media sosial resmi mereka seperti Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, serta website resmi. Dukungan dari masyarakat sangat penting agar kreativitas lokal terus berkembang dan membawa nama baik kota Blitar di dunia internasional.
Blitar film internasional festival film kreatif pesan moral