Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hubungan China dan Korea Utara Membaik di Tengah Ketegangan Global

Selama sepuluh tahun terakhir, hubungan antara China dan Korea Utara sempat memburuk karena adanya ketegangan dan tekanan dari Amerika Serikat. Namun, sekarang keduanya mulai memperbaiki hubungan, yang menunjukkan adanya perubahan sikap di antara keduanya.

Pemimpin China, Xi Jinping, tampaknya merasa perlu mempererat hubungan dengan Korea Utara. Hal ini dilakukan di tengah kekhawatiran Xi terhadap dinamika kekuasaan yang berubah di kawasan itu. Baru-baru ini, Korea Utara dan Rusia semakin dekat. Mereka bahkan menandatangani perjanjian pertahanan bersama tahun lalu, yang menunjukkan adanya aliansi baru di kawasan tersebut.

Situasi ini membuat Xi Jinping merasa tidak nyaman. Sebelumnya, China berusaha mendorong reform ekonomi di Korea Utara agar kedua negara lebih terintegrasi secara regional dan mengurangi ketegangan militer. Tapi, usaha ini belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Meski hubungan China dan Korea Utara mulai membaik, belum tentu hubungan ini akan memberi manfaat besar bagi China. Para ahli mengatakan bahwa China mungkin sulit mendapatkan pengaruh besar di Korea Utara karena hubungan mereka masih terbatas dan dipengaruhi oleh faktor geopolitik yang kompleks.

Lebih jauh lagi, Xi Jinping tampaknya berusaha membangun kekuatan ekonomi di kawasan itu, tetapi usahanya belum tentu berhasil karena situasi geopolitik yang sedang berlangsung. Jadi, meskipun mereka berusaha memperbaiki hubungan, hasilnya belum pasti akan menguntungkan China secara ekonomi.

library_books Theeconomist