Demis Hassabis, CEO dari perusahaan kecerdasan buatan DeepMind, berbicara tentang masa depan yang penuh tantangan dan peluang di era kecerdasan buatan (AI). Ia menyebutkan bahwa orang-orang yang mampu terus belajar dan beradaptasi akan menjadi pemenang di masa depan. Hassabis menekankan pentingnya menguasai 'meta-skills', yaitu kemampuan untuk belajar bagaimana belajar, selain menguasai ilmu pengetahuan seperti matematika, sains, dan seni.
Dalam sebuah acara di Athena, Yunani, Hassabis juga membuat prediksi berani bahwa kecerdasan buatan umum (artificial general intelligence/AGI), yaitu mesin yang secerdas manusia, mungkin akan hadir dalam sepuluh tahun ke depan. Jika hal ini terjadi, dunia akan mengalami perubahan besar. Ada peluang besar yang akan muncul, tetapi juga risiko serius yang harus dihadapi dan disiapkan.
Hassabis menegaskan bahwa di era AI ini, kemampuan untuk terus berkembang dan belajar menjadi keterampilan yang paling berharga. Dunia harus siap menghadapi perubahan besar yang akan datang, dan manusia perlu terus mengasah kemampuan mereka agar tidak tertinggal.
Perkembangan AI yang pesat ini menuntut kita untuk selalu belajar hal baru dan menyesuaikan diri. Masa depan tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana manusia bisa beradaptasi dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk kebaikan bersama.
AI belajar beradaptasi teknologi masa depan DeepMind kecerdasan buatan general intelligence