Sejak tahun 2006, kebijakan pemerintah Amerika Serikat memungkinkan mahasiswa pascasarjana seperti mahasiswa master dan PhD untuk meminjam uang sesuai kebutuhan mereka, termasuk biaya kuliah, biaya hidup, dan buku. Sebelumnya, mereka hanya dibatasi jumlah pinjaman dari pemerintah. Namun, mulai tahun ini, ada perubahan besar yang membatasi jumlah pinjaman yang bisa mereka ambil dari pemerintah.
Bagi mahasiswa baru program master dan PhD, batas pinjaman dari pemerintah sekarang hanya sebesar 20.500 dolar AS per tahun, dan total maksimal selama masa studi mereka adalah 100.000 dolar AS. Sementara itu, mahasiswa baru di bidang kedokteran, kedokter gigi, hukum, dan program profesional lainnya dibatasi pinjamannya sebesar 50.000 dolar AS per tahun dan maksimal 200.000 dolar AS selama masa studi.
Perubahan ini tentu membuat mahasiswa harus mencari sumber dana lain untuk menutupi kekurangan biaya pendidikan mereka. Sector swasta, seperti bank dan lembaga keuangan lain, kini harus mengisi kekosongan ini dengan menawarkan pinjaman yang lebih besar dan fleksibel.
Situasi ini menimbulkan tantangan baru bagi mahasiswa dan keluarga mereka, karena mereka harus memikirkan alternatif pendanaan agar bisa menyelesaikan studi mereka tanpa terbebani utang yang terlalu besar. Pemerintah berharap, batasan ini akan membantu mengurangi beban utang mahasiswa pascasarjana di masa depan.
Untuk informasi lengkap dan detailnya, Anda bisa membaca berita lengkapnya melalui tautan yang tersedia di bio media sosial terkait.
pinjaman mahasiswa pascasarjana pemerintah sektor swasta pendidikan tinggi