Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rokhmin Dahuri Ingatkan Bahaya Temuan Radioaktif pada Udang Ekspor Indonesia

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, memberikan peringatan keras kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengenai dampak dari ditemukan radioaktif Cesium-137 pada produk udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran besar karena bisa mempengaruhi industri perikanan Indonesia secara keseluruhan.

Rokhmin Dahuri menyatakan bahwa penemuan udang yang mengandung cesium radioaktif ini menyebabkan penurunan operasional usaha tambak udang di seluruh Indonesia hingga sekitar 55 persen. Ia menegaskan bahwa KKP harus bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan untuk menjelaskan secara jelas bahwa penyebab utama cemaran ini bukan berasal dari proses pengolahan udang di industri hulu-hilir, melainkan dari cemaran akibat aktivitas pertambangan.

"Kalau tidak segera ditangani, sektor ini bisa hancur," tegas Rokhmin Dahuri. Ia menambahkan bahwa masalah ini sangat penting karena sekitar 40 persen dari nilai ekspor perikanan Indonesia berasal dari udang, dan 85 persen dari udang tersebut adalah udang yang dibudidayakan.

Jika isu ini tidak diatasi dengan cepat, tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan kerugian besar dan bahkan bisa mematikan jutaan lapangan kerja yang bergantung pada industri udang. Rokhmin Dahuri juga menyarankan agar diadakan Forum Group Discussion (FGD) atau Panitia Kerja (Panja) khusus untuk membahas masalah ini, mengingat udang merupakan komoditas utama dan sangat vital bagi perekonomian nasional.

"Kalau satu perusahaan terdampak, seluruh sektor bisa terganggu, dan ini bisa berakibat buruk bagi banyak orang," ujarnya. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas dan transparan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih besar pada industri perikanan Indonesia.

library_books Pdiperjuangan