Pada minggu lalu, stasiun TV ABC yang dimiliki oleh Disney sempat menghentikan sementara acara yang dibawakan oleh Jimmy Kimmel. Keputusan ini diambil setelah Kimmel membuat komentar tentang Charlie Kirk, seorang aktivis konservatif yang meninggal dunia pada 10 September lalu. Disney mengaku menghentikan acara tersebut untuk mencegah situasi menjadi semakin panas. Namun, setelah melakukan diskusi yang mendalam dengan Kimmel, pihak stasiun memutuskan untuk mengembalikan acaranya pada hari Selasa.
Penghentian sementara ini menimbulkan reaksi keras di seluruh Amerika Serikat. Presiden Donald Trump bahkan menyebut keputusan tersebut sebagai "berita baik untuk Amerika". Sementara itu, banyak rekan Kimmel di dunia acara malam hari juga membela sang host, memperingatkan tentang bahaya sensor yang semakin meningkat di media.
Kimmel dikenal sebagai salah satu pembawa acara yang sering berani mengungkapkan pendapatnya dan kritis terhadap berbagai isu politik dan sosial. Keputusan Disney untuk menghentikan acaranya sempat menimbulkan kekhawatiran tentang kebebasan berekspresi di media massa. Setelah adanya diskusi, Disney memutuskan untuk membiarkan Kimmel kembali tampil, menandakan bahwa kebebasan berbicara tetap dihargai.
Acara yang dipandu Kimmel ini akan kembali tayang pada hari Selasa, dan diharapkan akan kembali menyuguhkan berbagai topik hangat yang sedang terjadi di Amerika Serikat. Keputusan ini menjadi pesan penting bahwa keberanian untuk berbicara dan menyampaikan pendapat harus tetap dijaga, meskipun menghadapi tekanan dari berbagai pihak.
Jimmy Kimmel TV malam Disney Charlie Kirk censoring media