Pada hari Selasa, 23 September 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru dengan level tertinggi sepanjang masa di 8.104 poin pada sesi kedua perdagangan. Pada sesi pagi, IHSG sempat menguat sebesar 0,52% ke posisi 8.081,536 poin, menandai tren positif di pasar modal Indonesia.
Selama sesi kedua, IHSG kembali melaju dan menyentuh level tertinggi baru, yaitu 8.104 poin. Kinerja ini menunjukkan adanya kepercayaan yang tinggi dari para investor terhadap kondisi ekonomi nasional dan prospek pasar saham ke depan.
Sektor-sektor yang menunjukkan kenaikan signifikan antara lain adalah Sektor Properti dan Real Estate yang naik sebesar 2,05%, diikuti oleh Sektor Barang Konsumen Primer dengan kenaikan 2,01%. Sektor Transportasi dan Logistik juga mengalami peningkatan sebesar 1,41%, begitu pula dengan Sektor Barang Baku dan Energi yang naik masing-masing 1,13% dan 1,08%. Sementara itu, Sektor Infrastruktur sedikit mengalami penurunan tipis sebesar 0,01%.
Di antara saham-saham utama yang mendorong kenaikan IHSG, tercatat saham Bank BCA (BBCA) naik sebesar 2,27%, saham BRMS melonjak sebesar 8,20%, dan saham AMMN meningkat 1,77%. Selain itu, perhatian investor tertuju pada anak usaha dari MDKA, yaitu emiten EMAS ARA, yang mengalami lonjakan harga hingga 25% menjadi Rp 3.600 per saham. Kapitalisasi pasar EMAS ARA pun melonjak ke angka Rp 58,25 triliun setelah melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia.
Di sisi global, pasar saham Amerika Serikat, khususnya Wall Street, kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi untuk sesi ketiga berturut-turut. Kinerja positif ini didorong oleh lonjakan saham-saham teknologi, terutama setelah Nvidia mengumumkan rencana investasi besar di OpenAI. Kepercayaan investor meningkat karena prospek pertumbuhan teknologi yang semakin cerah.
Bagaimana analisis terhadap pencapaian IHSG yang kembali mencetak rekor intraday tertinggi? Apa dampaknya terhadap saham-saham lain dan ekonomi nasional? Tidak ketinggalan, berita tentang lonjakan saham EMAS ARA setelah IPO juga menjadi sorotan. Untuk mengetahui lebih lengkap, Anda dapat menyaksikan pembahasan lengkapnya di acara IDX 2nd Session Closing yang akan disiarkan langsung pukul 15.30 WIB di IDX Channel dan platform streaming resmi mereka.
Dengan kondisi pasar yang sedang menunjukkan tren positif, banyak investor mulai memperhatikan peluang-peluang baru, termasuk saham-saham yang baru saja melakukan IPO. Perkembangan ini menjadi sinyal bahwa pasar modal Indonesia semakin menunjukkan kekuatannya dan menarik minat dari investor domestik maupun internasional.
IHSG rekor tertinggi saham EMAS ARA IPO pasar saham Wall Street investasi BEI