Penelitian terbaru dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, menunjukkan bahwa masalah tidur seperti insomnia bisa berbahaya bagi kesehatan otak, terutama pada orang tua. Sekitar 10% hingga 20% dari populasi dewasa mengalami kesulitan tidur secara rutin, dan kebiasaan menggunakan tablet atau ponsel sebelum tidur semakin memperburuk masalah ini.
Menurut studi yang melibatkan 2.750 orang dengan rata-rata usia 70 tahun, orang yang mengalami insomnia menunjukkan penurunan skor kognitif yang lebih cepat dan memiliki risiko 40% lebih besar untuk mengalami gangguan ingatan atau penyakit Alzheimer dalam waktu sekitar lima setengah tahun.
Penelitian ini menegaskan bahwa tidur sangat penting untuk kesehatan otak. Jika seseorang tidak cukup tidur, otaknya tidak bisa beristirahat dengan baik, yang dapat menyebabkan penurunan kemampuan berpikir dan mengingat. Bahkan, risiko ini muncul dalam waktu kurang dari enam tahun setelah masalah tidur mulai terjadi.
Para peneliti menyebutkan bahwa penyebabnya bisa jadi keduanya, yaitu insomnia bisa menyebabkan gangguan ingatan, dan sebaliknya. Artinya, masalah tidur dan kondisi otak saling mempengaruhi satu sama lain.
Kesimpulannya, penting bagi kita untuk menjaga pola tidur yang baik agar otak tetap sehat dan terhindar dari penyakit yang serius di kemudian hari.
gangguan tidur kesehatan otak risiko dementia lansia studi Mayo Clinic