Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penelitian Baru: LSD Obati Kecemasan Dalam Sekali Suntik

Ilmuwan berhasil melakukan sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak mungkin—satu dosis obat LSD farmasi mampu mengurangi rasa cemas selama berbulan-bulan, tanpa harus minum obat setiap hari atau menjalani terapi rutin.

Para peneliti dari 22 pusat kesehatan telah mempublikasikan hasil penelitian besar tentang LSD yang disebut MM120, yang dilakukan pada 198 orang dewasa dengan gangguan kecemasan umum sedang hingga berat. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal JAMA dan merupakan studi LSD terbesar yang pernah dilakukan saat ini.

Dalam studi fase 2b ini, peserta diberikan satu dosis 100 mikrogram LSD farmasi. Hasilnya sangat mencengangkan dan menunjukkan bahwa efeknya bisa bertahan minimal 12 minggu. Hal ini bisa menjadi terobosan dalam pengobatan kecemasan, yang dialami oleh sekitar 10% orang dewasa setiap tahunnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan besar terjadi dalam waktu 24 jam setelah suntikan. Sekitar 65% peserta mengalami penurunan gejala yang signifikan, dibandingkan dengan hanya 30,8% yang menerima plasebo. Bahkan, hampir setengah dari peserta (47,5%) sembuh total dari kecemasan setelah satu dosis, sementara hanya 20% dari kelompok plasebo yang mencapai hal yang sama.

Dr. David Feifel dari Universitas California, San Diego, mengatakan bahwa hasil ini sangat luar biasa karena manfaatnya bertahan lama. "Dalam sehari setelah pengobatan, mereka sudah menunjukkan peningkatan yang besar. Peningkatan ini tetap ada selama seluruh studi," ujarnya.

Berbeda dari pengobatan kecemasan biasa yang membutuhkan obat harian dan terapi berkelanjutan, pengobatan ini cukup satu kali saja. Peserta hanya diberikan satu dosis yang diawasi, tanpa harus menjalani terapi bicara terus-menerus. Meskipun banyak yang mengalami halusinasi, mual, dan sakit kepala saat pengobatan, kejadian serius sangat jarang terjadi.

Regulator obat di Amerika Serikat, FDA, memberikan status "pengobatan terobosan" untuk MM120, yang berarti obat ini akan dipercepat proses pengembangannya. Saat ini, studi tahap akhir (fase 3) sedang direncanakan, dan jika berhasil, ini bisa menjadi obat baru untuk mengatasi kecemasan dalam 18 tahun terakhir.

Penemuan ini menjadi bukti bahwa penggunaan psikedelik seperti LSD untuk pengobatan medis kembali diterima setelah selama puluhan tahun dilarang. Hal ini membuka harapan baru bagi banyak orang yang hidup dengan kecemasan berat.

library_books Science