Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Amerika Tidak Lagi Rekomendasikan Vaksin Covid-19 untuk Dewasa

Amerika Serikat membuat keputusan penting terkait vaksin Covid-19. Sebuah komite yang biasanya merekomendasikan vaksin untuk semua orang dewasa di negara itu, kini memutuskan untuk berhenti merekomendasikan vaksin Covid-19 secara umum. Keputusan ini diambil oleh Komite Praktik Imunisasi (Acip), yang bertugas memberi saran tentang vaksin yang aman dan efektif.

Seperti yang diketahui, selama beberapa tahun terakhir, vaksin Covid-19 telah menjadi bagian dari jadwal imunisasi rutin di Amerika, sama seperti vaksin flu tahunan. Namun, dalam rapat terakhir, Acip memutuskan untuk tidak lagi merekomendasikan semua orang dewasa, termasuk mereka yang berisiko tinggi seperti orang berusia di atas 65 tahun, untuk mendapatkan vaksin ini.

Selain itu, Acip juga mengubah rekomendasi tentang vaksin gabungan untuk campak, gondong, rubella, dan varisela (MMRV). Mereka juga menunda keputusan mengenai vaksin hepatitis B.

Keputusan ini cukup mengejutkan karena sebelumnya vaksin Covid-19 dianggap penting untuk melindungi kesehatan masyarakat. Banyak dokter dan ahli kesehatan yang merasa bingung dan kecewa dengan keputusan ini. Mereka berpendapat bahwa vaksin tetap penting untuk melindungi orang dari virus Covid-19.

Selain itu, kontroversi muncul karena Menteri Kesehatan Amerika, Robert F Kennedy Jr, yang dikenal skeptis terhadap vaksin, memecat semua anggota komite tersebut dan memilih pengganti baru. Tindakan ini memicu kekhawatiran dan kritik dari komunitas medis. Kennedy pernah menyatakan keraguannya tentang keamanan dan manfaat vaksin, meskipun di masa lalu ia mengatakan tidak akan mencabut hak orang untuk mendapatkan vaksin.

Keputusan ini menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, dan banyak yang merasa bingung tentang apa langkah selanjutnya. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang alasan dan dampak dari kebijakan baru ini, Anda dapat mengunjungi link yang disediakan oleh BBC News.

library_books Bbcnews