Christiany Eugenia Paruntu, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, menegaskan bahwa masa depan Koperasi Desa Merah Putih sangat bergantung pada keterlibatan perempuan, anak muda, dan penggunaan teknologi digital. Menurutnya, perempuan desa selama ini menjadi tulang punggung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi mereka sering menghadapi kendala seperti kekurangan modal, sulit dalam pemasaran produk, dan keterampilan digital yang kurang.
Sementara itu, anak muda memiliki keunggulan dalam hal adaptasi teknologi yang cepat. Mereka mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk lokal ke marketplace nasional bahkan internasional. Dengan usaha pemberdayaan dan digitalisasi, Paruntu yakin bahwa Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak utama dalam transformasi ekonomi di desa.
Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pengusaha kecil, tetapi juga sebagai pusat inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penerapan teknologi digital diyakini akan membantu pelaku usaha di desa untuk lebih mudah menjual produk mereka dan memperluas pasar.
Paruntu berharap, melalui sinergi antara perempuan, anak muda, dan teknologi, Koperasi Merah Putih akan mampu memperkuat ekonomi desa dan membuka peluang baru bagi masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak untuk mendukung program ini demi kemajuan desa dan keberlanjutan usaha kecil di Indonesia.
Koperasi Desa perempuan anak muda digitalisasi ekonomi desa