Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat kerja di Guest House Ngrowo Bening, Selasa (16/9). Rapat ini menjadi langkah penting dalam upaya menekan angka kemiskinan di kota tersebut. Dalam pertemuan ini, BPS menyampaikan laporan mengenai kondisi kemiskinan di Madiun, yang didasarkan pada data indikator strategis. Data ini sangat penting karena akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, kolaborasi ini juga menyiapkan langkah menuju Sensus Ekonomi 2026, yang akan memberikan gambaran lengkap tentang kondisi ekonomi di seluruh Indonesia, termasuk di Madiun. Sensus ini akan membantu pemerintah memahami lebih baik tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat dan merancang program yang lebih efektif.
Wali Kota Madiun menegaskan bahwa penguatan ekonomi adalah kunci utama dalam mengatasi kemiskinan. "Kami percaya bahwa dengan data yang akurat dan kerja sama yang erat, kita bisa menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar pejabat tersebut.
BPS juga menyampaikan bahwa data yang diperoleh dari kolaborasi ini akan digunakan untuk memantau perkembangan ekonomi dan kemiskinan secara berkelanjutan. Dengan langkah strategis ini, Pemkot Madiun berharap bisa mencapai target pengentasan kemiskinan dan membangun masyarakat yang lebih sejahtera.
Informasi lengkap mengenai upaya ini dapat diakses melalui website resmi kota Madiun, madiunkota.go.id.
Pemkot Madiun BPS kemiskinan ekonomi Sensus Ekonomi 2026