Di Ponorogo, petani dan TNI bekerja sama memperbaiki saluran irigasi yang hampir kering akibat musim kemarau. Mereka melakukan gotong royong di Dusun Bangunsari, Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, pada hari Selasa (16/9/2025). Upaya ini menjadi harapan baru agar petani bisa tetap bercocok tanam dan tidak gagal panen.
Para Babinsa dari Kodim 0802/Ponorogo hadir langsung membantu warga memperbaiki saluran irigasi yang sangat penting bagi kehidupan petani di desa tersebut. Mereka datang dengan semangat dan membantu memperbaiki parit-parit yang sudah hampir tidak berfungsi lagi. Para petani di Bangunsari menganggap air sebagai sumber kehidupan utama mereka.
"Warga di sini sangat kesulitan air saat musim kemarau. Kalau irigasi tidak diperbaiki, petani bisa mengalami gagal panen," kata Serda Aloen, salah satu Babinsa yang ikut dalam gotong royong tersebut.
Kapten Inf Ismail dari Kapenrem 081/DSJ menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat dan sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan irigasi yang baik sangat penting agar hasil panen tetap optimal, terutama saat musim kemarau.
Selain membantu secara fisik, TNI juga berharap kegiatan ini bisa membangun harapan bagi petani agar tetap semangat bercocok tanam. Dengan adanya perbaikan saluran irigasi, petani di Bangunsari berharap hasil panen mereka bisa lebih baik dan membantu menjaga ketahanan pangan nasional.
Langkah kecil ini menunjukkan bahwa kerjasama antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam mengatasi masalah kekurangan air dan mendukung keberlangsungan hidup para petani di daerah tersebut.
TNI petani Ponorogo irigasi kemarau pertanian ketahanan pangan