Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Para ilmuwan dari dunia fisika telah membuktikan keberadaan sebuah partikel yang sebelumnya dianggap hampir mustahil untuk dideteksi. Partikel ini dikenal sebagai Pines’ demon, yaitu quasiparticle yang tidak memiliki massa dan muatan. Penemuan ini menjadi pencapaian besar karena telah menunggu hampir 70 tahun sejak prediksi pertamanya pada tahun 1956.

Berbeda dengan partikel biasa seperti proton atau elektron, quasiparticle merupakan perilaku kolektif dari elektron di dalam bahan padat. Salah satu jenis quasiparticle yang dikenal adalah plasmon, yang terbentuk saat elektron berosilasi bersama seperti gelombang. Biasanya, plasmons ini membutuhkan energi tinggi dan hanya terbentuk di kondisi tertentu.

Menurut teori Pines, di beberapa logam, dua plasmons yang saling tumpang tindih bisa berosilasi dengan fase berlawanan. Osilasi ini saling membatalkan muatan dan massa satu sama lain, menciptakan sesuatu yang baru yang disebut Pines’ demon.

Penemuan ini terjadi saat para peneliti mempelajari strontium ruthenate, sebuah logam yang mirip dengan bahan superkonduktor suhu tinggi. Mereka menggunakan teknik spektroskopi energi kehilangan elektron yang terukur berdasarkan momentum. Dengan metode ini, mereka menembakkan elektron ke sampel berkualitas tinggi dan mengamati responsnya. Hasilnya mengejutkan karena ditemukan adanya mode elektronik tanpa massa yang terukur.

Awalnya, temuan ini dianggap tidak mungkin, tetapi analisis lebih mendalam membuktikan bahwa mode tersebut sesuai dengan deskripsi Pines’ demon. Quasiparticle ini terbentuk dari dua pita elektron yang berosilasi berlawanan sempurna, sesuai dengan prediksi Pines.

Penemuan Pines’ demon tidak hanya menyelesaikan misteri lama, tetapi juga berpotensi membuka jalan memahami mekanisme superkonduktivitas, yaitu fenomena di mana listrik dapat mengalir tanpa hambatan. Beberapa ilmuwan percaya bahwa Pines’ demon dapat membantu elektron berpasangan dengan cara tertentu yang mendukung kondisi superkonduktor, termasuk kemungkinan mencapai superkonduktivitas suhu kamar.

Peneliti utama, Peter Abbamonte, menyampaikan bahwa penemuan ini menunjukkan betapa pentingnya menjelajahi hal-hal yang tidak terduga. Ia mengatakan, "Sebagian besar penemuan besar tidak direncanakan. Kamu pergi ke tempat baru dan melihat apa yang ada."

library_books Science