Dalam perkembangan terbaru yang sedang hangat diperbincangkan, ada kabar baik bagi para investor dan pengguna TikTok di seluruh dunia. Menurut pernyataan dari Sekretaris Treasury Amerika Serikat, Scott Bessent, Washington dan Beijing telah mencapai sebuah 'kerangka' kesepakatan untuk TikTok. Kesepakatan ini memungkinkan platform media sosial populer itu diakuisisi oleh perusahaan dari Amerika Serikat, kemungkinan besar Oracle atau eksekutif utamanya, Larry Ellison.
Pada hari Senin, saham Oracle sempat naik lebih dari 3 persen dan kemudian melonjak lagi sekitar 4 persen saat pasar dibuka hari Selasa. Meskipun begitu, kini saham tersebut sedikit menurun dan naik sekitar 1 persen. Informasi lengkap tentang siapa yang akan membeli TikTok dan detail kesepakatannya masih belum diumumkan secara resmi. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, dikabarkan akan berbicara pada hari Jumat untuk menyelesaikan semua detail kesepakatan ini.
Jika kesepakatan ini benar-benar terjadi, hal ini bisa memberikan manfaat besar bagi Oracle. Sejak minggu lalu, saham Oracle naik hampir 30 persen berkat kesepakatan besar dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi lainnya. Sementara itu, TikTok tetap menjadi sumber pendapatan penting karena seluruh operasi di Amerika Serikat berjalan di atas infrastruktur cloud Oracle, dalam rencana restrukturisasi yang disebut Project Texas.
Perkembangan ini sangat dinanti-nanti karena akan mempengaruhi dunia teknologi dan ekonomi. Investor dan pengguna TikTok berharap, dengan adanya kesepakatan ini, platform favorit mereka bisa lebih stabil dan berkembang lebih pesat. Masyarakat pun menantikan kabar resmi dari pihak terkait dalam beberapa hari ke depan.
TikTok Oracle ByteDance kesepakatan investasi teknologi saham AI cloud