Jumlah orang di Amerika yang melakukan hubungan seksual mengalami penurunan yang sangat signifikan. Bahkan, sekarang angka tersebut lebih rendah dari saat pandemi Covid-19 berlangsung. Penelitian terbaru dari Institute for Family Studies (IFS) menunjukkan bahwa hanya sekitar 37% dari orang berusia 18-64 tahun yang melakukan hubungan sekurang-kurangnya sekali seminggu. Angka ini turun dari 55% pada tahun 1990. Di kalangan muda, khususnya usia 18-29 tahun, hampir seperempat dari mereka tidak melakukan hubungan seks selama setahun terakhir. Angka ini dua kali lipat dari tahun 2010.
Studi yang diberi judul "The Sex Recession" ini menganalisis data dari General Social Survey tahun 2024 yang dirilis pada Mei lalu. Hasilnya menunjukkan bahwa tren penurunan aktivitas seksual ini tidak hanya terjadi pada anak muda, tetapi juga menyebar ke seluruh rentang usia hingga 64 tahun dan berlaku untuk semua orientasi seksual baik yang sudah menikah maupun yang belum.
Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan ini. Salah satunya adalah menurunnya angka pernikahan dan tinggal bersama pasangan. Orang yang hidup bersama pasangan biasanya lebih sering berhubungan intim. Selain itu, kebiasaan menatap layar ponsel dan komputer yang berlebihan juga membuat orang kurang berinteraksi langsung dengan orang di sekitar mereka. Ahli menyebut fenomena ini sebagai "bedrotting," yaitu kebiasaan tidur dan beristirahat di tempat tidur tanpa melakukan apa-apa selain menatap layar.
Hasil studi ini cukup mengejutkan. Setelah pandemi mereda, aktivitas seksual seharusnya meningkat kembali, tetapi kenyataannya malah semakin menurun. Bahkan, tingkat hubungan intim sekarang ini lebih rendah dari saat masa lockdown karena pandemi, di mana banyak orang merasa takut dan stres yang membuat libidonya menurun.
Studi ini menunjukkan adanya perubahan besar dalam kehidupan sosial dan emosional masyarakat di Amerika. Perubahan ini perlu diperhatikan karena hubungan intim yang sehat sangat penting untuk kesejahteraan manusia. Semoga di masa mendatang, masyarakat dapat kembali menemukan keseimbangan dalam menjalani kehidupan sosial dan pribadi mereka.
penurunan aktivitas seksual Amerika pandemi hubungan intim masyarakat studi generasi muda