Dalam dunia bisnis, banyak orang sudah familiar dengan istilah "tech debt" atau utang teknologi, yaitu biaya yang harus dikeluarkan di masa depan karena keputusan teknologi yang kurang optimal di masa lalu. Namun, ada masalah lain yang jauh lebih berbahaya dan dikenal sebagai "process dan data debt".
Berbeda dengan tech debt yang hanya menjadi masalah bagi bagian IT, process dan data debt menyebar ke seluruh organisasi. Masalah ini muncul dari pekerjaan manual yang berulang, praktik data yang tidak konsisten, dan proses kerja yang tidak efisien. Semua ini menumpuk dari waktu ke waktu dan mempengaruhi berbagai bagian perusahaan, mulai dari bagian akuntansi hingga rantai pasokan.
Ancaman utama dari process dan data debt adalah menghambat kemampuan perusahaan dalam mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk berinovasi dan melakukan perubahan besar. Jika dibiarkan, hal ini bisa menjadi batu sandungan yang menghambat pertumbuhan dan inovasi perusahaan.
Untuk memahami lebih jauh tentang bahaya process dan data debt, baca artikel lengkapnya melalui tautan di bio.
proses debt data debt inovasi transformasi bisnis teknologi