Pada Selasa (9/9/2025), Gus Haris, Bupati Probolinggo, mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dalam kunjungan ke pabrik gula Gending. Kunjungan ini bertujuan mencari solusi agar petani tebu di daerah tersebut bisa menjual hasil panennya dengan lancar dan mendapatkan keuntungan. Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat dari pemerintah dan direksi pabrik gula, serta perwakilan petani tebu.
Emil Dardak menegaskan bahwa penting sekali agar distribusi gula ke masyarakat berjalan lancar. Ia menyebutkan bahwa pemerintah pusat dan provinsi siap membantu agar pabrik gula bisa menyerap hasil panen petani dengan cepat. "Kami dukung penuh, jangan sampai modal kerja petani terhambat," ujarnya.
Gus Haris juga menambahkan bahwa Probolinggo memiliki visi besar untuk menjadi pusat produksi gula nasional. Ia ingin daerah tersebut kembali menjadi penghasil gula terbesar di Indonesia seperti masa kejayaannya dulu. Saat ini, dari total kebutuhan gula nasional sekitar 400 ribu ton, masih ada sekitar 100 ribu ton gula rakyat yang belum terserap oleh pasar.
Pemkab Probolinggo, bersama pemerintah provinsi dan pusat, sepakat untuk mempercepat penyerapan gula dan menertibkan peredaran gula ilegal yang merugikan petani. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar Indonesia untuk mencapai swasembada gula pada tahun 2027.
Selain itu, Gus Haris menegaskan pentingnya edukasi kepada petani agar mereka tetap optimis. Ia ingin petani yakin bahwa industri gula masih menjanjikan dan mampu mendukung ekonomi keluarga mereka di masa depan.
Dengan adanya dua pabrik gula yang aktif dan satu pabrik yang sedang berhenti, diharapkan Probolinggo bisa kembali menjadi pusat industri gula nasional. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian daerah.
Probolinggo gula Gus Haris Emil Dardak petani tebu