Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bahaya Menggunakan Ponsel di Toilet Bisa Picu Wasir

Menggunakan ponsel saat duduk di toilet ternyata dapat meningkatkan risiko terkena wasir, menurut hasil studi terbaru. Wasir adalah pembuluh darah yang membengkak dan menyebabkan rasa sakit, gatal, serta pendarahan di area anus. Penelitian ini dilakukan oleh tim gastroenterologi dari Beth Israel Deaconess Medical Center yang memeriksa 125 orang dewasa yang menjalani kolonoskopi, sebuah prosedur untuk memeriksa bagian dalam usus besar.

Hasil studi menunjukkan bahwa dua pertiga dari peserta mengaku sering mengakses ponsel saat duduk di toilet. Mereka yang sering menggunakan ponsel cenderung duduk lebih lama, bahkan lebih dari lima menit, dibandingkan dengan yang tidak menggunakan ponsel. Meski sudah memperhitungkan faktor usia, olahraga, dan konsumsi serat, penggunaan ponsel tetap terkait dengan risiko lebih tinggi terkena wasir.

Secara medis, wasir sebenarnya adalah bantalan pembuluh darah yang normal di dalam tubuh, berfungsi membantu menutup saluran pembuangan dan mengarahkan tinja. Masalah muncul ketika bantalan ini membengkak dan tergelincir keluar, menyebabkan pendarahan, gatal, dan nyeri. Biasanya, penyebab utama adalah mengejan terlalu keras dan kurang serat, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa duduk terlalu lama di toilet juga berperan besar.

Ponsel berfungsi seperti lem yang memperpanjang waktu duduk tanpa sadar. Dengan scrolling berita, media sosial, dan pesan masuk yang terus muncul, orang cenderung tidak segera bangkit meski sudah selesai buang air besar. Hal ini meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area tersebut. Menariknya, studi ini tidak menemukan hubungan langsung antara mengejan dan wasir pada pengguna ponsel, menunjukkan bahwa durasi duduk mungkin lebih penting dari usaha mengejan.

Meskipun studi ini berskala kecil dan bersifat observasional, artinya hanya menunjukkan adanya hubungan, bukan penyebab langsung, saran praktis yang aman dan sederhana adalah: setelah buang air besar, segera berdiri dan hindari duduk terlalu lama. Usahakan tidak lebih dari lima menit, konsumsi cukup serat dan air, dan usahakan meninggalkan ponsel di luar kamar mandi. Seperti yang diungkapkan oleh penulis utama studi, Trisha Pasricha, buang air besar seharusnya menjadi prioritas utama, bukan kegiatan scrolling di ponsel.

library_books Science