Dalam sebuah acara yang diadakan di Smesco Jakarta pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengumumkan bahwa perusahaan mereka berencana untuk memangkas jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program konsolidasi. Tujuan dari langkah ini adalah untuk menciptakan pasar yang lebih besar dan peluang yang lebih baik bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Dony Oskaria, ada beberapa lini bisnis BUMN yang akan dikonsolidasikan. Beberapa bidang tersebut meliputi bisnis karya, pupuk, rumah sakit, hotel, gula, hilirisasi minyak, asuransi, manajemen aset, dan kawasan industri. "Kita sudah dengar bahwa perusahaan BUMN akan terjadi konsolidasi, dari jumlah banyak menjadi berkurang. Ini bertujuan memberikan kesempatan kepada UMKM agar bisa menjadi supplier atau mitra bisnis Danantara," ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk berkembang lebih besar dan menjadi bagian penting dari rantai pasok nasional. Dengan konsolidasi, diharapkan efisiensi di berbagai bidang industri BUMN juga akan meningkat, dan UMKM bisa mendapatkan peluang yang lebih besar untuk bekerjasama dan berkembang.
Acara ini menjadi momen penting karena menunjukkan komitmen Danantara dalam mendukung pengembangan UMKM di Indonesia. Dengan adanya konsolidasi BUMN, diharapkan lebih banyak peluang bisnis yang akan terbuka bagi pelaku UMKM, serta memperkuat perekonomian nasional secara keseluruhan.
BUMN konsolidasi UMKM peluang bisnis Danantara