Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono memimpin rapat penting di kantor Kementerian Pangan. Rapat ini membahas tentang persiapan operasionalisasi dan pengembangan Gerai Sembako Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan ini bertujuan agar produk dari BUMN dan perusahaan swasta bisa dijual di gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hadir dalam rapat tersebut adalah pejabat-pejabat penting dari berbagai kementerian. Mereka termasuk Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Tatang Yuliono, Deputi Bidang Digitalisasi dan Kelembagaan Henra Saragih, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, dan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari. Mereka bersama-sama membahas langkah-langkah yang diperlukan agar gerai sembako ini bisa berjalan dengan baik.
Wakil Menteri Koperasi menegaskan bahwa BUMN dan perusahaan swasta siap mendukung kegiatan ini. Mereka akan memasok berbagai produk seperti benih, ayam olahan, teh, singkong, gula, serta produk lain seperti gas LPG 3 kg, pupuk, dan minyak goreng. Semua produk ini diharapkan bisa memperkuat usaha koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, pada siang hari, satgas juga akan melanjutkan rapat dengan beberapa kementerian lain, yaitu Kemendagri, Kemendes, dan Kemenkeu. Tujuan dari rapat ini adalah membahas dan menyelesaikan rencana finalisasi aset KDKMP agar operasional bisa mulai dilakukan pada bulan Agustus dan September mendatang. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan koperasi di seluruh Indonesia bisa semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Gerai sembako ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk mendorong koperasi bangkit dan meningkatkan perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN dan swasta, sangat penting agar program ini berjalan sukses dan memberi manfaat besar bagi masyarakat.
Koperasi KDKMP penjualan BUMN swasta Indonesia