Pada tahun 2025 ini, perusahaan teknologi Meta semakin memperkuat tim kecerdasan buatan (AI) mereka dengan merekrut banyak ilmuwan dari perusahaan besar lainnya. Menurut data dari LinkedIn yang dikumpulkan oleh Business Insider, sejak bulan Juli, Meta telah mengajak minimal 10 peneliti yang sebelumnya tidak pernah diumumkan ke dalam tim superintelligence mereka.
Para ilmuwan yang direkrut berasal dari Google DeepMind, sebuah bagian dari Google yang terkenal dengan pengembangan AI tercanggih. Beberapa dari mereka pernah bekerja pada model AI paling kuat milik Google. Bahkan, salah satu dari mereka pernah membantu Google meraih medali emas di Olimpiade Matematika Internasional, yang menunjukkan betapa hebat dan berpengalamannya para peneliti ini.
Selain itu, Meta juga banyak merekrut dari Scale AI, sebuah startup yang bergerak di bidang pelabelan data untuk AI. Enam dari peneliti yang berasal dari Scale AI telah mengumumkan bahwa mereka akan bergabung dengan Meta dalam beberapa minggu terakhir. Pada bulan Juni lalu, Meta membeli hampir setengah dari perusahaan Scale AI dengan nilai sekitar 14 miliar dolar Amerika Serikat. CEO dari Scale AI, Alexandr Wang, juga diangkat untuk memimpin upaya pengembangan superintelligence di Meta.
Pengambilalihan dan rekrutmen besar-besaran ini menunjukkan bahwa Meta sangat serius dalam mengembangkan kecerdasan buatan yang canggih. Mereka berharap bisa menciptakan teknologi AI yang mampu membantu berbagai aspek kehidupan manusia di masa depan.
Para pengamat teknologi menyatakan bahwa langkah ini akan mempercepat perkembangan AI di dunia dan membuat Meta menjadi salah satu perusahaan terdepan dalam bidang ini. Dengan tim yang terdiri dari para ilmuwan terbaik, Meta berharap bisa menghadirkan inovasi-inovasi baru yang revolusioner.
Demikianlah berita tentang langkah besar Meta dalam mengembangkan teknologi AI mereka, yang pastinya akan berdampak besar di masa mendatang.
Meta AI Google DeepMind Scale AI rekrutmen teknologi AI