Jaranan Eklek merupakan tarian tradisional khas Kota Blitar yang diciptakan oleh Ibu Sunarsih pada tahun 1986. Tarian ini menampilkan keindahan dan keunikan budaya lokal dengan gerakan yang dinamis dan penuh semangat. Pada tahun 1988, Jaranan Eklek berhasil mengikuti Festival Tari Jawa Timur dan masuk dalam tiga besar penampil terbaik. Prestasi ini menunjukkan bahwa tarian tersebut bukan hanya populer di daerah, tetapi juga diakui secara nasional.
Tarian Jaranan Eklek menggambarkan kisah dan budaya masyarakat Blitar yang kaya. Gerakannya yang energik dan penuh semangat mencerminkan semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya mereka. Penata tari, Ibu Sunarsih, menciptakan tarian ini dengan penuh dedikasi dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Selain terkenal di Jawa Timur, Jaranan Eklek juga mulai dikenal di berbagai daerah lain, bahkan hingga ke tingkat internasional. Pencapaian ini menambah kebanggaan masyarakat Kota Blitar sebagai pusat budaya dan seni tradisional.
Pada acara terbaru, seperti Bencarnival 2025 yang diikuti oleh Pemkot Blitar dan Disbudpar Kota Blitar, Jaranan Eklek tetap menjadi salah satu daya tarik utama. Tarian ini tidak hanya dipentaskan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
Kota Blitar, yang terkenal sebagai tempat lahirnya Bung Karno, terus berupaya melestarikan budaya dan seni tradisionalnya. Dengan adanya tarian seperti Jaranan Eklek, generasi muda diharapkan tetap mencintai dan melestarikan kekayaan budaya daerah mereka.
Dengan keberhasilan ini, tidak heran jika masyarakat dan pemerintah setempat terus mendukung perkembangan seni tradisional agar tetap hidup dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Jaranan Eklek tarian khas Blitar Festival Tari Jawa Timur budaya Indonesia Kota Blitar