Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kebiasaan Kerja Kini Mengurangi Persahabatan di Tempat Kerja

Selama berabad-abad, tempat kerja tidak hanya menjadi tempat mendapatkan penghasilan, tetapi juga ruang untuk berkolaborasi, menjalin hubungan, dan merasa diterima. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ada perubahan besar yang membuat banyak orang merasa sendiri, meskipun mereka dikelilingi oleh rekan kerja. Kebiasaan bersahabat yang dulu erat di tempat kerja mulai memudar.

Menurut penelitian dari Gallup, saat ini hanya sekitar 20% karyawan di Amerika Serikat yang mengaku memiliki sahabat terbaik di tempat kerja. Hal ini sangat memprihatinkan karena kehilangan hubungan kedekatan ini bisa berpengaruh besar terhadap kesejahteraan dan produktivitas karyawan.

Kehilangan persahabatan di tempat kerja sering kali tidak disadari dampaknya, terutama saat membahas tentang pergantian karyawan (turnover). Banyak perusahaan tidak menyadari bahwa rasa kesepian bisa menjadi salah satu alasan utama karyawan memutuskan untuk berhenti.

Rasa kesepian di tempat kerja tidak hanya membuat karyawan merasa tidak nyaman, tetapi juga dapat menurunkan semangat dan loyalitas terhadap perusahaan. Akibatnya, perusahaan harus mengeluarkan biaya lebih untuk mencari dan melatih pengganti.

Penelitian ini menunjukkan perlunya perusahaan untuk menciptakan suasana yang mendukung hubungan sosial di tempat kerja. Membangun suasana yang hangat dan penuh dukungan bisa membantu mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan kepuasan kerja.

Untuk informasi lebih lengkap tentang bagaimana kesepian di tempat kerja mempengaruhi turnover dan apa yang bisa dilakukan perusahaan, silakan klik link di bio.

library_books Fastcompany