Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Fund Pension Norwegia Jual Saham di 11 Perusahaan Israel karena Krisis Gaza

Dana Pensiun Pemerintah Norwegia, yang dikenal sebagai The Government Pension Fund Global, merupakan dana kekayaan terbesar di dunia yang berasal dari Norwegia. Pada awal semester pertama tahun 2025, dana ini sudah berinvestasi di 61 perusahaan di Israel. Namun, baru-baru ini, dana ini memutuskan untuk menjual semua sahamnya di 11 perusahaan Israel.

Keputusan ini diambil karena situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang sedang mengalami krisis serius. Pihak manajemen dana pensiun tersebut tidak menyebutkan nama-nama perusahaan yang sahamnya dijual, tetapi mereka menegaskan akan terus mengurangi investasi di Israel. Selain menjual saham, mereka juga berkomitmen untuk mengakhiri kontrak dengan manajer investasi eksternal di negara tersebut.

CEO Norges Bank Investment Management, Nicolai Tangen, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap keadaan luar biasa yang sedang terjadi. "Situasi di Gaza merupakan krisis kemanusiaan yang serius," ujarnya. Keputusan ini menunjukkan bahwa dana pensiun ini sangat memperhatikan dampak sosial dari investasinya.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa dunia investasi semakin memperhatikan isu-isu kemanusiaan dan keamanan global. Banyak investor besar yang mulai mempertimbangkan aspek sosial dan kemanusiaan dalam memilih investasi mereka.

Sebagai salah satu dana kekayaan terbesar di dunia, keputusan dari Dana Pensiun Norwegia ini tentu akan mempengaruhi pasar dan memberi contoh kepada investor lain bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan bisa menjadi prioritas dalam dunia investasi.

library_books Idx Channel