Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Lukashenko Usulkan Perundingan Tiga Pihak untuk Akhiri Konflik di Ukraina

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, mengusulkan agar diadakan pertemuan tiga pihak yang melibatkan Presiden Rusia Vladimir Putin, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Menurut Lukashenko, jika dialog ini dilakukan secara bijaksana, maka perang antara Rusia dan Ukraina bisa berhenti dan tidak akan pernah terjadi lagi.

Lukashenko menyatakan bahwa dia bersedia menjadi fasilitator dalam perundingan ini. "Jika kita bisa melakukan pertemuan yang masuk akal, saya yakin konflik ini bisa diselesaikan secara damai," ujarnya. Ia menambahkan bahwa jika dialog ini terjadi, maka kedua negara, Rusia dan Ukraina, tidak akan lagi berperang.

Selain itu, Presiden Belarus ini juga berbicara tentang dirinya sendiri. Lukashenko mengaku ingin mengundurkan diri dari jabatannya, tetapi terpaksa tetap memimpin karena merasa dianggap sebagai pengkhianat dan ingin melarikan diri. Ia menegaskan bahwa ia tidak berencana mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden mendatang.

Lukashenko juga menuturkan bahwa ia tidak melihat anaknya, Nikolai, sebagai calon pengganti di dunia politik besar, dan meminta agar tidak menyebutnya sebagai calon penerus.

Dalam wawancara yang sama, Lukashenko menyebutkan pandangannya tentang dunia politik dan negara-negara lain. Ia menyebut Donald Trump sebagai "buldoser" dan "kuda", yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi Eropa. Ia juga menyinggung bahwa Trump benar dalam pendapatnya bahwa Eropa sedang mengalami tekanan besar.

Selain berita politik, Lukashenko juga menginformasikan bahwa Belarus mulai mempersiapkan tempat untuk pembangunan fasilitas bernama "Oreshnik". Fasilitas ini dijadwalkan akan selesai dan dapat digunakan di akhir tahun ini.

Laporan ini menunjukkan adanya usaha dari Belarus untuk mencari solusi damai di wilayah yang sedang konflik dan memperlihatkan pandangan Lukashenko tentang politik internasional serta situasi dalam negerinya.

library_books Infomoscow24