MADIUN – Pemerintah Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dasar dan pemberdayaan ekonomi lokal. Pada Kamis, 31 Juli 2025, Pemkot Madiun menyerahkan bantuan kain seragam dan ongkos jahit kepada siswa SD dan SMP, baik dari sekolah negeri maupun swasta.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Madiun di Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun. Sebanyak 4.945 siswa menerima bantuan tersebut. Program ini termasuk dalam program unggulan yang disebut Astakarya, yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi kesenjangan sosial di sekolah.
Wali Kota Madiun mengungkapkan, “Menuju generasi emas, tidak boleh ada anak yang merasa minder karena tidak berseragam. Program ini memastikan semua anak bisa belajar dengan nyaman dan setara.” Pernyataan ini menunjukkan pentingnya seragam dalam menciptakan rasa percaya diri bagi siswa.
Tidak hanya fokus pada pendidikan, program ini juga dirancang untuk membantu ekonomi lokal. Pemerintah Kota Madiun menggandeng penjahit rumahan dan pelaku usaha mikro di kota untuk membuat seragam yang akan dibagikan. Ini adalah langkah yang baik untuk memberdayakan masyarakat.
Wali Kota menambahkan, “Dengan adanya program ini, para penjahit di kota akan hidup kembali. Ini bentuk perhatian kami agar ekonomi warga juga ikut tumbuh.” Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yaitu membantu siswa dari keluarga kurang mampu dan memberdayakan pelaku usaha kecil, khususnya dalam sektor jasa konveksi.
Dengan bantuan seragam sekolah ini, Pemkot Madiun berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi semua anak, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pemkot Madiun bantuan seragam pendidikan ekonomi lokal siswa