Pada hari Kamis, polisi Hong Kong melaporkan bahwa dua pengunjung di sebuah restoran mengalami luka bakar setelah terjadi kebakaran kecil. Insiden ini terjadi ketika seorang pelayan menuangkan alkohol ke atas hidangan kaki babi yang sedang mendidih. Tindakan ini menyebabkan api menyala dengan cepat, dan kedua pengunjung tersebut menjadi korban.
Korban terdiri dari seorang wanita berusia 46 tahun dan seorang gadis berusia 17 tahun. Wanita tersebut mengalami luka bakar serius di bagian lengan, dada, dan wajahnya. Hingga Kamis pagi, wanita ini masih dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, gadis muda tersebut mengalami luka bakar di leher dan wajahnya, namun kondisinya tidak seburuk wanita tersebut.
Kebakaran yang terjadi akibat menuangkan alkohol ke makanan panas adalah sebuah kejadian yang berbahaya. Alkohol memiliki sifat mudah terbakar, dan ketika terkena sumber panas, dapat menyebabkan api menyala dengan tiba-tiba. Insiden seperti ini mengingatkan kita untuk berhati-hati saat berhadapan dengan makanan yang sedang dimasak, terutama yang mengandung alkohol.
Polisi masih menyelidiki insiden ini dan mencari tahu lebih lanjut mengenai prosedur yang diikuti oleh restoran tersebut saat menyajikan hidangan. Kejadian ini juga memicu diskusi di kalangan masyarakat tentang keselamatan makan di restoran, terutama yang menyajikan makanan dengan teknik memasak yang berisiko.
Restoran di Hong Kong sangat terkenal akan berbagai hidangan lezat, tetapi insiden seperti ini menunjukkan pentingnya keselamatan baik bagi pelanggan maupun pekerja. Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap potensi bahaya yang bisa terjadi saat menikmati hidangan di luar rumah.
Hong Kong restoran kebakaran korban alkohol