Jakarta, 31 Juli 2025 – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, memberikan kritik tajam terhadap tata kelola sektor kelautan Indonesia. Menurutnya, meskipun Indonesia memiliki potensi kelautan yang melimpah, pengelolaannya masih sangat kurang maksimal.
Rokhmin menyatakan, "Bangsa ini bisa sejahtera dari laut, asalkan tata kelolanya profesional dan SDM-nya kuat. Namun, potensi itu dibiarkan terbengkalai akibat tata kelola buruk, minim investasi, dan lemahnya kepemimpinan sektor kelautan."
Dia juga menegaskan pentingnya sinergi antara riset, teknologi, dan manajemen dalam mengembangkan sektor kelautan. Rokhmin mengungkapkan bahwa pemerintah perlu belajar dari negara lain, seperti Norwegia, yang sukses memajukan industri salmon hingga mendunia. "Jadilah seperti laut yang terus bergerak, bermanfaat, dan tidak mudah dipecah-belah," tambahnya.
Menurut Rokhmin, dengan pengelolaan yang baik dan dukungan investasi, Indonesia bisa menjadi negara yang sejahtera berkat sumber daya kelautan yang dimiliki. Ia mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola ini.
Dengan adanya kritik ini, diharapkan masyarakat dan pemerintah dapat lebih memperhatikan potensi kelautan Indonesia serta berkomitmen untuk mengelolanya dengan baik. Sehingga, kelautan Indonesia dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan rakyat.
Rokhmin Dahuri DPR RI kelautan kritik Indonesia