Pemerintah China mengumumkan rencana untuk memberikan subsidi tahunan sebesar 3.600 yuan, atau sekitar 500 dolar AS, bagi setiap anak di bawah usia tiga tahun. Langkah ini diambil untuk mendorong angka kelahiran yang terus menurun di negara tersebut.
Menurut media pemerintah Beijing, subsidi ini akan mulai diberikan pada tahun ini, dan juga akan ada subsidi parsial untuk anak-anak di bawah tiga tahun yang lahir sebelum tahun 2025. Hal ini diharapkan dapat membantu keluarga dalam mengatasi biaya hidup yang semakin tinggi.
Populasi China telah mengalami penurunan selama tiga tahun berturut-turut. Data dari PBB memperkirakan bahwa jumlah penduduk dapat turun dari 1,4 miliar saat ini menjadi 800 juta pada tahun 2100 jika tidak ada perubahan signifikan. Selain itu, tingkat pernikahan di China juga tercatat mencapai angka terendah. Banyak pasangan muda yang menunda untuk memiliki anak karena khawatir dengan biaya pengasuhan anak yang tinggi dan tekanan karier.
Saat ini, lebih dari 20 provinsi di China sudah menawarkan subsidi pengasuhan anak berdasarkan data resmi. Meskipun para analis menganggap subsidi ini sebagai langkah positif, mereka juga memperingatkan bahwa ini tidak akan cukup untuk membalikkan penurunan populasi China atau meningkatkan pengeluaran domestik yang lambat.
Dengan upaya ini, pemerintah berharap dapat mendorong lebih banyak pasangan untuk memulai keluarga dan menghadapi tantangan demografis yang ada.
China subsidi orang tua kelahiran populasi