Sistem kecerdasan buatan (AI) terbaru dari Google DeepMind bernama Aeneas berhasil memecahkan kode pada prasasti Romawi kuno yang telah membingungkan para sejarawan selama berabad-abad. Aeneas mampu mengisi kata-kata yang hilang dan memperkirakan tanggal teks dengan ketepatan dalam jangka waktu 13 tahun sejak dibuat.
Keberhasilan ini menandai peluncuran model AI pertama yang dirancang khusus untuk mendekode, mengembalikan, dan memberikan konteks pada teks Latin yang terfragmentasi. Teks-teks ini memberikan wawasan langka tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Romawi selama seribu tahun kekaisaran.
Sistem Aeneas dapat mengidentifikasi asal geografis dari 62 provinsi Romawi kuno dengan akurasi mencapai 72%. Selain itu, sistem ini juga dapat memprediksi teks yang hilang, bahkan ketika para sarjana tidak mengetahui seberapa banyak yang hilang.
"Belajar sejarah melalui prasasti itu seperti menyelesaikan teka-teki raksasa, hanya saja ini terdiri dari puluhan ribu potongan lebih banyak dari biasanya dan 90% di antaranya hilang," jelas Dr. Thea Sommerschield dari Universitas Nottingham, yang ikut mengembangkan sistem ini bersama peneliti Google.
Aeneas menunjukkan kemampuannya dengan menganalisis Res Gestae Divi Augusti, yaitu prasasti otobiografi Kaisar Augustus yang terukir di dinding kuil di Ankara, Turki. AI ini berhasil mempersempit tanggal pembuatan teks tersebut sekitar tahun 15 Masehi, tidak lama setelah kematian Augustus. Hal ini menyelesaikan perdebatan yang telah memecah para ilmuwan selama beberapa generasi mengenai apakah kaisar menulisnya sebelum atau setelah kematiannya.
Profesor klasik dari Cambridge, Dame Mary Beard, menyebut teknologi ini sebagai "transformative" atau sangat mengubah cara penelitian sejarah. Ia mencatat bahwa metode tradisional sangat bergantung pada ingatan, intuisi, dan pengetahuan ensiklopedis para sarjana. Dengan sekitar 1.500 prasasti Latin baru ditemukan setiap tahunnya, Aeneas dapat merevolusi cara para sejarawan menyusun kembali jaringan sosial yang kompleks dari peradaban kuno.
Sistem AI ini kini tersedia secara gratis untuk para peneliti, pendidik, dan pelajar di predictingthepast.com, yang berpotensi mendemokrasikan akses ke alat analisis sejarah canggih yang sebelumnya hanya tersedia untuk institusi akademis elit.
AI Aeneas teks kuno Romawi sejarah