Ratusan ribu orang merayakan Hari Christopher Street Day (CSD) di Berlin pada hari Sabtu. Menurut penyelenggara, demonstrasi ini dihadiri oleh lebih dari beberapa ratus ribu orang. "Demonstrasi ini lebih besar dari yang pernah ada dalam waktu lama," ujar pengurus CSD Berlin dalam keterangan resminya. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana kondisi sosial dan politik saat ini telah memotivasi komunitas queer dan para pendukung mereka untuk tampil dengan semangat.
CSD dimulai pada siang hari dengan pembukaan oleh Marcel Voges, Co-Pengurus CSD Berlin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa komunitas queer bertekad untuk "mempertahankan tempat di masyarakat yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun." Mengusung tema "Tidak Pernah Lagi Diam!", acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh politik, termasuk Wakil Presiden Bundestag, Josephine Ortleb dari SPD dan Omid Nouripour dari Partai Hijau.
Selama demonstrasi, tiga tuntutan utama diajukan, yaitu: mempertahankan struktur komunitas dan konsultasi, melindungi hak-hak orang queer dalam konstitusi, dan memerangi kejahatan kebencian secara efektif.
Di pagi hari sebelum acara dimulai, Walikota Berlin, Kai Wegner dari CDU, melakukan penghormatan kepada mereka yang terpinggirkan, dikejar, atau dibunuh selama pemerintahan Nazi karena orientasi seksual mereka. Kegiatan hening ini dihadiri oleh perwakilan dari LSM lesbian dan gay Berlin. Walikota menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap kejahatan kebencian terhadap komunitas queer.
Di sisi lain, terjadi aksi protes dari kelompok kanan ekstrem yang dihadiri oleh sekitar 30 hingga 50 orang. Polisi mengamankan area tersebut dengan pagar, kendaraan, dan kehadiran personel untuk mencegah insiden. Beberapa pembatasan diterapkan karena penggunaan simbol organisasi terlarang dan pelanggaran terhadap undang-undang senjata.
Christopher Street Day Berlin demonstrasi komunitas queer politik