Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kita semua tentang perlunya melindungi serta membina anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Dengan adanya Bonus Demografi pada tahun 2045, diperkirakan akan ada sekitar 88,8 juta anak berusia 0-19 tahun yang akan menjadi penentu masa depan Indonesia.
Namun, tantangan yang dihadapi sangat besar. Salah satu masalah utama adalah angka partisipasi sekolah. Banyak anak yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak. Selain itu, masalah stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurang gizi, juga masih menjadi perhatian. Kasus kekerasan terhadap anak, perkawinan dini, dan pekerja anak juga masih tinggi, yang berarti kita harus bekerja lebih keras untuk melindungi mereka.
Fraksi PKS DPR RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu. Mereka menginginkan adanya kebijakan negara yang berpihak kepada anak-anak, menjadikan setiap rumah sebagai tempat terbaik untuk tumbuh kembang iman, karakter, dan akhlak mulia anak-anak kita.
"Mari kita wujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi yang cerdas, sehat, dan terlindungi," seru mereka.
Dengan perhatian dan tindakan yang tepat, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat. Mari kita dukung dan lindungi anak-anak Indonesia agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu mewujudkan cita-cita bangsa.
Hari Anak Nasional generasi emas bonus demografi anak