Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengumumkan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait insiden kebakaran yang terjadi pada Kapal Motor (KM) Barcelona V di perairan Talise, Sulawesi Utara. Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan terutama terkait keselamatan penumpang dan prosedur yang ada.
Lasarus menjelaskan, "Kami akan melakukan investigasi nanti, kenapa bisa seperti ini, karena ini terkait dengan pajak, juga soal asuransi, jaminan hak-hak penumpang, dan seterusnya." Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya insiden tersebut, mengingat banyaknya penumpang yang ada di kapal.
Salah satu masalah yang disoroti oleh Lasarus adalah perbedaan jumlah penumpang yang tercatat dalam manifes perjalanan. Kapal tersebut seharusnya hanya memuat 280 orang, namun pada saat kejadian, kapal itu dinaiki oleh 580 penumpang. Ini berarti ada perbedaan yang sangat besar, yaitu sebanyak 300 penumpang yang tidak tercatat. Hal ini tentu saja menjadi perhatian utama karena bisa berpengaruh pada keselamatan dan tanggung jawab pihak-pihak terkait.
Lasarus juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil Menteri Perhubungan untuk meminta penjelasan dan evaluasi dari seluruh KSOP (Kesyahbadandaran dan Otoritas Pelabuhan). Tindakan ini diharapkan bisa memberikan kejelasan mengenai prosedur yang ada serta langkah-langkah pencegahan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Insiden kebakaran ini tidak hanya menyangkut keselamatan penumpang, tetapi juga berkaitan dengan masalah hukum dan tanggung jawab, termasuk pajak yang harus dibayar dan asuransi yang harus diberikan kepada para penumpang. Dengan investigasi ini, diharapkan semua pihak dapat mengetahui penyebab pasti dari kebakaran dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di Indonesia.
Investigasi ini menjadi sangat penting, mengingat transportasi laut adalah salah satu cara utama bagi masyarakat Indonesia untuk berpergian antar pulau. Keamanan dan kenyamanan penumpang harus menjadi prioritas utama bagi semua operator kapal.
Komisi V DPR RI Lasarus KM Barcelona V kebakaran Sulawesi Utara