Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Krisis Kelaparan di Gaza Menarik Perhatian Media Inggris

Gaza, 24 Juli 2025 – Dua surat kabar Inggris, Daily Express dan Daily Mirror, baru-baru ini menarik perhatian publik melalui judul utama mereka yang menyoroti krisis kelaparan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Krisis ini disebabkan oleh perang yang terus berlanjut dan blokade yang diberlakukan oleh Israel.

Media sosial dipenuhi oleh reaksi dari pengguna yang terkejut dengan judul-judul tersebut. Banyak yang berpendapat bahwa ini adalah sebuah perubahan yang mencolok dari kebijakan editorial kedua surat kabar tersebut, yang selama ini lebih sering mendukung Israel dalam konflik dengan Palestina.

Menurut kementerian kesehatan Palestina, setidaknya 101 warga Palestina, termasuk 80 anak-anak, telah meninggal karena kelaparan sejak blokade Israel diperketat kembali pada bulan Maret. Tragisnya, pada hari Senin lalu, terdapat 15 anak yang dilaporkan meninggal akibat malnutrisi.

Di sisi lain, lebih dari 1.000 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka ketika mencari bantuan di lokasi distribusi yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation. Lokasi ini telah beroperasi sejak bulan Mei dan dijaga oleh tentara Israel serta kontraktor keamanan dari Amerika Serikat.

Krisis ini semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza, di mana banyak orang menghadapi kesulitan untuk mendapatkan makanan dan layanan dasar lainnya. Para pengamat dan aktivis kemanusiaan menyerukan perhatian lebih dari komunitas internasional untuk membantu mengatasi masalah ini.

Dengan sorotan dari media, harapannya adalah agar lebih banyak orang menyadari situasi sulit yang dihadapi oleh warga Palestina dan mendesak tindakan nyata untuk membantu mereka.

library_books Middleeasteye