Santa Ynez Valley, yang terletak di utara Santa Barbara, California, kini menjadi salah satu daerah penghasil anggur terbaik di negara tersebut, bersaing dengan Napa Valley dan Sonoma. Di kawasan ini, para pecinta anggur dapat menemukan berbagai jenis anggur berkualitas tinggi, terutama pinot noir, chardonnay, dan syrah.
Saat ini, terdapat lebih dari 200 pabrik anggur dan ruang mencicipi yang membuat Santa Ynez Valley semakin populer. Baru-baru ini, sebuah kebun anggur mewah yang sangat menarik perhatian telah tersedia untuk dijual dengan harga sekitar Rp 420 miliar atau setara dengan $28 juta.
Kebun anggur yang dijual ini dulunya merupakan sebuah ladang kenari. Pada tahun 2007, almarhum Tony Vincent, Sr., seorang pengusaha properti, membeli lahan ini dengan rencana untuk mengubahnya menjadi pabrik anggur. Keluarga Vincent kemudian mendirikan Vincent Vineyards and Winery, dengan tanaman anggur pertama kali ditanam pada tahun 2008.
Seluas 25 hektar, kebun anggur ini memiliki 14 hektar varietas Bordeaux yang terawat dengan baik. Anggur dari kebun ini telah menghasilkan puluhan anggur berkualitas tinggi dengan skor lebih dari 90 poin dari pabrik anggur yang sepenuhnya dilengkapi di lokasi. Bagi mereka yang menginginkan gaya hidup sebagai produsen anggur, ada kesempatan untuk mengambil alih operasi komersial ini atau memulai merek pribadi mereka sendiri.
Dengan semua keindahan dan potensi yang ditawarkan, kebun anggur ini menjadi pilihan menarik bagi para pecinta anggur, pengusaha, atau siapa saja yang mencari tempat tinggal mewah di tengah kebun anggur yang subur.
kebun anggur Santa Ynez Valley penjualan investasi mewah