Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Grebeg Suro 2025 Hadirkan Kirab Pusaka dengan Kepala Daerah

PONOROGO, 26 Juni 2025 - Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah Grebeg Suro 2025 menyuguhkan sesuatu yang baru dan menarik. Untuk pertama kalinya, Kang Bupati Sugiri Sancoko mengundang beberapa Kepala Daerah lain untuk ikut berpartisipasi dalam arak-arakan yang berlangsung meriah ini.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Madiun, Bupati Ngawi, Bupati Nganjuk, dan Walikota Magelang. Mereka semua ikut serta dalam seluruh rangkaian kirab, yang dimulai dari titik awal di Kota Lama, tepatnya di kawasan Makam Bathoro Katong. Para peserta arak-arakan berjalan menuju Paseban Alun-Alun Kota Baru Ponorogo, tempat acara ditutup dengan meriah.

Kegiatan Grebeg Suro merupakan tradisi yang sangat penting di Ponorogo. Setiap tahun, masyarakat merayakan hari besar ini dengan berbagai acara, termasuk kirab pusaka. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar daerah, tetapi juga untuk melestarikan budaya dan sejarah yang ada.

Kang Bupati Sugiri Sancoko dalam sambutannya mengungkapkan, "Kehadiran kepala daerah lain dalam kirab ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antar wilayah. Kita bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya yang kita miliki."

Selama kirab berlangsung, masyarakat setempat turut memadati jalanan untuk menyaksikan prosesi ini. Suasana penuh semangat terlihat dari sorak-sorai pendukung dan warga yang menikmati pawai yang berwarna-warni ini. Berbagai atribut dan kostum khas daerah turut ditampilkan, membuat acara semakin meriah dan menarik perhatian.

Dengan adanya partisipasi dari kepala daerah lain, diharapkan acara Grebeg Suro tahun depan bisa lebih besar dan lebih meriah lagi. Kirab Pusaka tahun ini menjadi contoh baik bagi daerah lain untuk ikut serta dalam melestarikan budaya dan tradisi yang ada.

Acara ini juga dapat menjadi ajang promosi pariwisata bagi Ponorogo, menarik minat wisatawan untuk datang dan melihat langsung keindahan tradisi dari daerah tersebut. Grebeg Suro 2025 tidak hanya menjadi momen bersejarah, tetapi juga sebuah langkah maju untuk kerjasama serta pelestarian budaya di Indonesia.

Dengan semangat gotong royong, mari kita dukung setiap acara yang bertujuan untuk melestarikan budaya dan mempererat tali persaudaraan antar daerah. Semoga Grebeg Suro 2025 menjadi langkah awal untuk banyak kerjasama yang positif di masa mendatang.

library_books Prokopim Ponorogo