Teheran, Iran – Parlemen Iran telah mengambil langkah penting dengan sepakat untuk melarang penggunaan Starlink, layanan internet satelit yang dioperasikan oleh perusahaan SpaceX, milik Elon Musk. Larangan ini diumumkan pada Senin, 30 Juni 2025, dan disiarkan oleh DPA.
Menurut undang-undang yang baru disetujui, pelanggar yang menggunakan Starlink dapat dikenakan hukuman berat. Hukuman tersebut termasuk denda, cambuk, atau bahkan penjara selama dua tahun. Masyarakat Iran kini harus berhati-hati dalam menggunakan layanan internet satelit ini, karena risiko hukuman yang cukup serius.
Starlink dikenal sebagai salah satu dari sedikit layanan yang dapat diakses oleh warga Iran, terutama saat terjadi pemadaman internet yang sering terjadi, seperti yang dialami baru-baru ini selama konflik dengan Israel. Namun, tidak jelas seberapa luas layanan ini digunakan di Iran, mengingat biaya langganan yang mungkin terlalu mahal bagi sebagian besar warga.
Layanan internet satelit Starlink menawarkan akses internet yang cepat dan stabil, terutama di daerah-daerah terpencil. Namun, dengan adanya larangan ini, banyak yang khawatir bahwa pengguna internet di Iran akan semakin terbatas. Kebijakan ini menambah daftar panjang pembatasan yang dihadapi oleh warga Iran dalam mengakses informasi dan berkomunikasi secara bebas.
Larangan ini menggambarkan kekhawatiran pemerintah Iran terhadap pengaruh luar dan potensi penyebaran informasi yang tidak sejalan dengan kepentingan mereka. Dengan langkah ini, Iran bertujuan untuk mengontrol arus informasi dan menjaga stabilitas pemerintahan mereka.
Di tengah situasi ini, banyak warga Iran yang berharap akan ada solusi agar mereka tetap bisa mengakses internet dengan aman dan bebas tanpa takut akan hukuman. Namun, untuk saat ini, mereka harus menghadapi kenyataan baru ini dan mencari cara lain untuk terhubung dengan dunia luar.
Dengan adanya larangan terhadap Starlink, masa depan akses internet di Iran menjadi semakin tidak pasti, dan warga semakin terancam kebebasan dalam mengakses informasi.
Parlemen Iran larangan Starlink Elon Musk internet satelit hukuman