Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Proyek Kontroversial: Membuat DNA Manusia Dari Awal

Dalam sebuah langkah yang sangat kontroversial, para ilmuwan mulai mengerjakan proyek yang diyakini sebagai yang paling berani pernah dilakukan: menciptakan DNA manusia dari nol. Wellcome Trust baru saja mengumumkan pendanaan sebesar £10 juta untuk Proyek Genom Manusia Sintetis, yang dianggap sebagai upaya pertama di dunia untuk menyusun cetak biru kehidupan manusia, molekul demi molekul.

Berbeda dengan upaya sebelumnya yang hanya mengedit DNA yang sudah ada, tim ini berencana untuk mensintesis seluruh kromosom dari bahan kimia dasar. Proyek ini dipimpin oleh Profesor Jason Chin dari Universitas Oxford. Dia berharap dapat menciptakan kromosom manusia sintetik pertama dalam dekade berikutnya. Proyek ini adalah kelanjutan dari Proyek Genom Manusia yang selesai pada tahun 2003, yang mengajarkan para ilmuwan cara membaca DNA seperti barcode genetik. Kini, para peneliti ingin menulis DNA secara keseluruhan dari awal.

Teknologi ini bisa membuka kemungkinan pengobatan untuk penyakit genetik yang sebelumnya tidak dapat disembuhkan dan menciptakan jaringan yang tahan virus untuk transplantasi. Namun, implikasinya lebih jauh dari sekedar medis dan memasuki wilayah etika yang sulit.

Para kritikus memperingatkan tentang potensi penyalahgunaan untuk senjata biologi atau menciptakan manusia yang ditingkatkan dan bayi desain. Profesor Bill Earnshaw dari Universitas Edinburgh, yang mengembangkan teknik kromosom buatan, memberikan peringatan tegas: "Jin sudah keluar dari botol. Jika sebuah organisasi yang memiliki akses ke mesin yang tepat memutuskan untuk mulai mensintesis sesuatu, saya tidak berpikir kita bisa menghentikannya."

Wellcome Trust, yang merupakan badan amal medis terbesar di dunia, percaya bahwa manfaat potensialnya lebih besar daripada risikonya. Dr. Tom Collins, yang menyetujui pendanaan tersebut, mengakui kekhawatiran yang ada: "Teknologi ini suatu saat akan dikembangkan, jadi dengan melakukannya sekarang, kami berusaha untuk melakukannya sebertanggung jawab mungkin."

Proyek ini juga mencakup pengawasan etis yang dipimpin oleh Profesor Joy Zhang, yang akan melibatkan masyarakat dalam diskusi tentang bagaimana teknologi ini seharusnya dikembangkan dan dikendalikan.

library_books Science