Pemilihan wali kota untuk partai Demokrat di New York City semakin memanas. Para kandidat berharap peringatan cuaca panas ekstrem tidak menghalangi pemilih untuk memberikan suara dalam pemilihan primer yang ketat ini. Pertarungan ini dianggap sebagai pertempuran antara pusat partai dan sayap kiri progresif.
Sebuah jajak pendapat menunjukkan mantan Gubernur Andrew Cuomo, yang berusia 67 tahun, sebagai calon unggulan menjelang pemilihan primer yang dijadwalkan pada 24 Juni. Namun, Zohran Mamdani, seorang sosialis demokrat berusia 33 tahun, berhasil memangkas selisih suara Cuomo yang sebelumnya sangat besar.
Saat pemungutan suara awal dimulai, jarak antara kedua kandidat semakin menyusut. Sebuah jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Emerson College Polling memprediksi bahwa Cuomo akan tetap unggul di putaran pertama pemungutan suara dengan sistem pilihan peringkat, tetapi akhirnya akan kalah dari Mamdani setelah putaran kedelapan. Hasil jajak pendapat ini membuat peluang kemenangan Cuomo menurun drastis di Polymarket, sebuah platform taruhan berbasis cryptocurrency yang populer.
Menurut data dari Dewan Pemilihan Kota, lebih dari 380.000 pemilih telah memberikan suara awal antara 14 hingga 22 Juni, yang juga mencakup pemilihan untuk kursi dewan kota dan posisi lainnya. Pemilih yang diwawancarai oleh The Wall Street Journal menjelang hari pemungutan suara resmi menyoroti beberapa isu penting, termasuk keterjangkauan, keselamatan publik, dan deportasi yang dilakukan oleh pemerintahan Trump.
Dengan adanya tantangan dari cuaca panas ekstrem, semua mata tertuju pada pemilih dan bagaimana mereka akan menentukan arah pemilihan ini.
Pemilihan Wali Kota New York Andrew Cuomo Zohran Mamdani Demokrasi