PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) mengambil langkah penting dalam mendukung praktik pelayaran yang berkelanjutan. Perusahaan ini mulai menggunakan Biodiesel 40 (B40) dalam operasi seluruh armada kapal tundanya. Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif untuk mengurangi emisi karbon dan mendorong penggunaan energi bersih di sektor pelayaran.
Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada hari Kamis, 19 Juni 2025, perusahaan menjelaskan bahwa penggunaan B40 tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, tetapi juga berkontribusi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal ini penting karena gas rumah kaca adalah salah satu penyebab utama perubahan iklim yang dapat merugikan bumi kita.
Selain itu, penggunaan B40 juga dapat mengurangi pencemaran udara dan meningkatkan kualitas udara di sekitar wilayah operasional kapal. Dengan demikian, langkah ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Pemerintah Indonesia sendiri mendorong penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya untuk menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Penggunaan B40 menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat transisi energi ini. Dengan mengadopsi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, perusahaan pelayaran seperti PT Hasnur Internasional Shipping Tbk menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Melalui langkah ini, diharapkan perusahaan lain juga dapat mengikuti jejak PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dalam menerapkan praktik yang lebih ramah lingkungan, serta mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan energi nasional.
Dengan semakin banyaknya perusahaan yang beralih ke energi bersih, diharapkan kualitas udara dan kesehatan lingkungan kita semakin baik di masa depan.
Hasnur Biodiesel 40 pelayaran energi bersih emisi karbon