Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop) melaksanakan uji coba penyaluran susu pasteurisasi pada fase kedua. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen Kemenkop untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat pada Rabu, 18 Juni.
Dalam program ini, sebanyak 959,4 liter susu berhasil disalurkan kepada 2.300 siswa selama tiga hari pelaksanaan. Susu yang didistribusikan adalah susu pasteurisasi yang diproduksi oleh koperasi. Susu ini dinilai memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan susu biasa, serta harganya yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Salah satu keunggulan dari susu pasteurisasi ini adalah kemasannya yang ramah lingkungan. Kemenkop menggunakan kemasan daur ulang untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menjaga kelestarian alam sambil memberikan manfaat nutrisi bagi anak-anak.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan konsumsi gizi anak, tetapi juga untuk memperkuat produksi susu nasional. Dengan meningkatnya permintaan susu dari program ini, diharapkan kesejahteraan para peternak susu juga dapat terjaga. Kemenkop percaya bahwa dengan meningkatkan konsumsi susu, kita bisa membantu anak-anak tumbuh sehat dan kuat.
Melalui inisiatif ini, Kemenkop berharap dapat memotivasi lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam program koperasi, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi yang baik bagi generasi muda.
Kemenkop susu pasteurisasi Program Makan Bergizi Kabupaten Bandung