Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa produksi beras Indonesia merupakan yang tertinggi di kawasan ASEAN. Ini berdasarkan proyeksi yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).
Dalam keterangannya, Andi Amran Sulaiman menyatakan, "Bahkan proyeksi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyebutkan produksi beras Indonesia musim tanam 2024/2025 mencapai 34,6 juta ton. Tertinggi di kawasan ASEAN," ungkapnya pada Senin, 2 Juni 2025.
Amran menambahkan bahwa produksi beras nasional mengalami lonjakan yang signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2025 mencapai 16,55 juta ton. Ini menunjukkan peningkatan hampir 12 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Informasi ini menjadi kabar baik bagi para petani dan masyarakat Indonesia, karena beras adalah makanan pokok yang sangat penting. Dengan meningkatnya produksi beras, diharapkan kebutuhan beras di dalam negeri dapat terpenuhi dan harga beras tetap stabil.
Dengan hasil yang baik ini, pemerintah terus berupaya untuk mendukung para petani agar dapat meningkatkan produksi pertanian di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Produksi beras yang tinggi juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor pertanian. Melalui dukungan kebijakan yang tepat, diharapkan sektor ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
produksi beras Indonesia ASEAN Andi Amran Sulaiman USDA