Pada tanggal 1 Juni, Bumi mengalami badai matahari yang sangat kuat yang mengakibatkan masalah serius dengan teknologi di seluruh dunia. Badai ini terjadi ketika matahari melepaskan energi besar yang meluncur sejauh 93 juta mil dan mencapai planet kita hanya dalam waktu dua hari.
National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) telah mengeluarkan peringatan badai dengan tingkat G4 atau "Parah", yang dapat meningkat menjadi G5 atau "Ekstrem". Ini merupakan salah satu peristiwa cuaca luar angkasa terkuat yang pernah kita lihat dalam beberapa tahun terakhir.
Badai ini sudah mengakibatkan masalah nyata. Jaringan listrik mengalami gangguan, sistem GPS tidak berfungsi dengan baik, dan komunikasi radio terputus-putus. Beberapa maskapai penerbangan telah mengubah jalur penerbangan mereka di atas Kutub Utara untuk menjaga keamanan penumpang dari radiasi yang dihasilkan oleh badai ini.
Namun, ada juga kabar baik. Badai ini menciptakan cahaya utara yang indah, yang dapat dilihat lebih jauh ke selatan dari biasanya. Sebanyak dua puluh tujuh negara bagian di Amerika Serikat mungkin bisa melihat cahaya ini, termasuk tempat-tempat sejauh Alabama dan California utara.
Badai ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga tanggal 3 Juni.
badai matahari teknologi NOAA GPS komunikasi cahaya utara