Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Musk Mengakhiri Jabatannya di Pemerintahan AS

Elon Musk, seorang miliarder teknologi terkenal, resmi mengakhiri jabatannya sebagai kepala departemen efisiensi pemerintah, yang dikenal dengan sebutan DOGE, pada hari Jumat. Dalam sebuah acara perpisahan yang dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Musk diucapkan terima kasih atas "pengabdiannya yang luar biasa". Trump menyebutkan bahwa Musk akan tetap menjadi teman dan penasihatnya, meskipun sudah tidak menjabat lagi.

Namun, pengunduran diri Musk juga diwarnai dengan kontroversi mengenai laporan tentang penggunaan narkoba. Sebuah artikel dari surat kabar New York Times mengklaim bahwa Musk, yang merupakan orang terkaya di dunia, mengonsumsi ketamin dalam jumlah besar selama kampanye pemilihan presiden 2024, yang menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan pada kandung kemihnya. Selain ketamin, Musk juga disebut-sebut mengonsumsi ecstasy dan jamur halusinogen.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa penggunaan narkoba Musk menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang-orang terdekatnya. Selain itu, ada informasi yang menyebutkan bahwa Musk terlihat membawa kotak pil di tahun lalu. Musk sebelumnya telah mengakui penggunaan ketamin, tetapi menyatakan bahwa obat tersebut diresepkan untuknya.

Ketika ditanya mengenai laporan tentang penggunaan narkobanya, Musk memilih untuk tidak menjawab dan malah menyerang kredibilitas surat kabar tersebut. Dalam perannya sebagai kepala DOGE, Musk bertanggung jawab atas pemotongan anggaran dan pengurangan jumlah pegawai di berbagai kementerian dan lembaga pemerintah. Ia juga mengungkapkan frustrasi atas perannya ini, terutama karena target awalnya untuk menghemat dua triliun dolar tidak tercapai.

Keberadaan Musk dalam posisi tersebut menjadi perdebatan publik, dan banyak yang mempertanyakan dampaknya terhadap kebijakan pemerintahan yang lebih luas. Meskipun demikian, Musk tetap dianggap sebagai sosok penting dalam dunia teknologi dan bisnis.

library_books Tagesschau