Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dua Supir Palestina Diserang Fans Beitar Jerusalem

Pada hari Kamis, dua supir bus Palestina diserang oleh para penggemar Beitar Jerusalem di Yerusalem. Serangan ini terjadi setelah tim Beitar Jerusalem mengalami kekalahan dalam final Piala Negara Israel. Rekaman kejadian tersebut beredar di media sosial, namun hingga saat ini, polisi belum menangkap tersangka apapun, menurut laporan dari Haaretz.

Ahmad Karain, salah satu supir yang diserang, menceritakan pengalamannya kepada Haaretz. Ia mengatakan bahwa setelah berbicara, puluhan penggemar Beitar menyadari bahwa ia adalah seorang Arab dan tiba-tiba mulai berteriak, "Kematian untuk orang Arab!" sambil mencaci maki dan menyerangnya. "Semakin banyak orang yang bergabung dan terus menyerang saya," ujarnya.

Beitar Jerusalem adalah klub sepak bola yang dikenal karena hubungannya dengan sayap kanan Israel. Menurut Karain, supir lainnya, Muhammad Sayaj, datang membantunya tetapi juga ikut diserang dalam insiden tersebut.

"Polisi baru tiba setelah 20 menit, mungkin bahkan setengah jam, dan mereka menyelamatkan saya dari situ," kata Karain. "Saya sangat ketakutan; saya takut saya tidak akan selamat. Ini bukan pertama kalinya supir diserang, tetapi ini adalah insiden yang paling brutal."

Dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak dimulainya perang di Gaza, serangan terhadap supir Palestina di Israel telah meningkat. Koach LaOvdim, sebuah serikat pekerja, memberikan peringatan tentang meningkatnya kekerasan terhadap supir. "Setiap hari membawa kita lebih dekat pada pembunuhan seorang supir atau inspektur," ungkap mereka.

Kejadian ini menyoroti masalah yang lebih besar tentang kekerasan dan diskriminasi yang dihadapi oleh supir Palestina di Israel, serta pentingnya tindakan yang lebih tegas dari pihak berwenang untuk melindungi mereka.

library_books Middleeasteye