Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Taylor Swift Beli Kembali Hak Atas Enam Album Pertama

Taylor Swift, penyanyi terkenal dunia, baru saja mengumumkan bahwa ia telah membeli kembali hak atas enam album pertamanya. Ini adalah berita yang sangat menggembirakan bagi penggemar dan juga bagi karir musiknya. Dengan langkah ini, Swift mengakhiri perseteruan panjang mengenai kepemilikan lagu-lagunya.

Meskipun jumlah uang yang dibayarkan untuk membeli rekaman tersebut belum diungkapkan, Taylor menyatakan bahwa kesepakatan ini juga mencakup semua film konser, video musik, karya seni, dan rekaman yang belum dirilis. Hal ini menunjukkan bahwa ia ingin memiliki kendali penuh atas semua karyanya.

Pada tahun 2019, manajer musik, Scooter Braun, membeli label rekaman lama Swift, Big Machine. Dengan pembelian itu, Braun juga mendapatkan semua lagu dari album-album terkenal Taylor, seperti Taylor Swift, Fearless, Speak Now, Red, 1989, dan Reputation. Ini menjadi awal dari perseteruan antara Swift dan Braun yang menarik perhatian banyak orang.

Sebagai respons terhadap situasi ini, Swift mengambil langkah berani dengan merekam ulang empat album tersebut, yang dikenal sebagai "Taylor's Versions". Melalui cara ini, ia berusaha mengurangi nilai dari rekaman asli dan sekaligus mengembalikan kepemilikan musik ke tangannya sendiri.

Pada tahun 2020, Braun menjual sahamnya dalam katalog musik Swift dalam sebuah kesepakatan yang dilaporkan bernilai sekitar $300 juta atau sekitar Rp4,5 triliun. Ini menunjukkan betapa berharganya karya-karya Swift di industri musik.

Dengan kembalinya hak atas album-albumnya, Swift kini dapat merilis musiknya tanpa batasan dan lebih leluasa dalam berkarya. Para penggemar sangat antusias menantikan apa yang akan dilakukan Taylor berikutnya dengan hak yang telah ia peroleh kembali.

library_books Bbcnews