Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Elon Musk Mundur dari Posisi di Pemerintahan AS

Elon Musk, orang terkaya di dunia, telah mengumumkan bahwa ia akan mundur dari posisinya sebagai "Karyawan Pemerintah Khusus" di pemerintahan Presiden Donald Trump.

Musk menulis di akun X-nya bahwa "waktu yang dijadwalkan" untuk perannya tersebut telah berakhir. Sebelumnya, ia juga telah mengumumkan bahwa ia akan mengurangi keterlibatannya dalam Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), yang bertugas mengawasi pengurangan besar-besaran di sejumlah lembaga federal serta pemangkasan ribuan pekerjaan.

Walaupun Musk memutuskan untuk mundur, ini tidak berarti DOGE akan berakhir. Beberapa orang yang memiliki hubungan dekat dengan bisnis Musk masih berada di pemerintahan federal, dan usaha pemerintah Trump untuk merombak struktur pemerintahan masih akan terus berlanjut.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden realDonaldTrump atas kesempatan untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu," tulis Musk pada Rabu malam. "Misi DOGE hanya akan semakin kuat seiring waktu dan akan menjadi bagian dari kehidupan di seluruh pemerintahan."

Pejabat Gedung Putih yang dihubungi oleh Reuters mengonfirmasi bahwa Musk akan meninggalkan pemerintahan dan proses pengunduran dirinya akan dimulai segera.

Sesuai dengan hukum AS, status Musk sebagai "karyawan pemerintah khusus" memungkinkan dirinya untuk bekerja selama 130 hari dalam pekerjaan federal. Jika dihitung sejak pelantikan Trump pada 20 Januari, masa kerja tersebut seharusnya berakhir sekitar akhir Mei.

library_books Wired