Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perayaan Himmelfahrt dan Vatertag di Jerman

Hari ini, banyak orang di Jerman merayakan Himmelfahrt atau yang dikenal juga dengan nama Vatertag, Herrentag, dan Männertag. Perayaan ini berlangsung di berbagai penjuru Jerman, baik dengan menggunakan Bollerwagen (kereta dorong) atau tanpa.

Himmelfahrt adalah hari yang diperingati 40 hari setelah Paskah, yang dalam tradisi Kristen merayakan kenaikan Yesus ke surga setelah kebangkitannya. Dalam Alkitab, tertulis bahwa Yesus menampakkan diri kepada para pengikutnya beberapa kali setelah kebangkitannya sebelum akhirnya naik ke surga.

Tradisi perayaan Himmelfahrt seringkali diwarnai dengan prosesi yang melintasi ladang atau kebun anggur. Dalam prosesi ini, para umat berdoa untuk meminta hasil panen yang baik. Namun, sejak abad ke-17, banyak laporan mengungkapkan bahwa makna religius dari prosesi ini sering kali hilang dan berakhir dalam pesta minuman keras.

Pada abad ke-19, di beberapa kota besar, muncul yang disebut "Schinkentouren", yaitu tur perjalanan yang tidak memperbolehkan wanita untuk ikut. Pada tahun 1930-an, para produsen cerutu dan tukang daging dari Belanda mengembangkan konsep ini menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai Vatertag atau Hari Ayah.

Sayangnya, perayaan ini juga memiliki sisi gelap. Selama bertahun-tahun, Vatertag menjadi hari dengan jumlah kecelakaan lalu lintas yang paling tinggi akibat pengaruh alkohol. Pada tahun 2024, tercatat ada 287 kecelakaan yang terjadi, jumlah ini lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan rata-rata kecelakaan di hari-hari biasa.

Demikianlah perayaan Himmelfahrt dan Vatertag di Jerman, yang merupakan kombinasi antara tradisi religius dan perayaan sosial, meski tetap perlu diingat untuk merayakannya dengan bijak.

library_books Tagesschau