Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kang Bupati Sugiri Dukung Ekonomi Kreatif Melalui Bazar Akik

Ponorogo, 6 Mei 2025 - Ekonomi kreatif, baik yang modern maupun tradisional, mendapatkan perhatian khusus dari Kang Bupati Sugiri Sancoko. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor ini demi kemajuan daerah.

Salah satu bentuk dukungan nyata yang ditunjukkannya adalah dengan melelang cincin akik miliknya dalam acara Bazar Akik dan Keris Samandiman 2 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, di Kelurahan Ronowijayan. Cincin yang dilelang merupakan jenis Kecubung Kalimantan, dibuka dengan harga awal Rp2,5 juta, dan akhirnya terjual kepada Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, dengan harga mencapai Rp3,9 juta.

Seluruh hasil lelang tersebut diserahkan kepada penyelenggara bazar sebagai bentuk dukungan terhadap terselenggaranya acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kerajinan lokal.

Kang Bupati Sugiri menyatakan bahwa bazar seperti ini lebih dari sekadar tempat jual beli. Ia menganggap acara ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Menurutnya, keris tidak hanya dapat dilihat sebagai pusaka, tetapi juga sebagai simbol kebudayaan tinggi dan representasi ilmu metalurgi kuno yang diwariskan oleh nenek moyang.

“Bazar seperti ini harus disertai dengan edukasi, misalnya cara menempa keris, pengetahuan tentang kualitas keris, dan cara memilih batu akik yang bagus,” ungkapnya. Dengan pendekatan edukatif, Kang Bupati berharap keris dan akik dapat lebih dekat dengan generasi muda dan berkembang bersamaan dengan sektor ekonomi kreatif lainnya.

“Keris yang dulu dipahami sebagai gaman atau simbol klenik, sekarang kita ingin mengubah pemahamannya menjadi lebih ilmiah dan edukatif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kang Bupati Sugiri mengungkapkan bahwa Ponorogo saat ini tengah berjuang untuk menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) dalam kategori kerajinan dan seni tradisional. Ia menargetkan agar pengakuan tersebut dapat diraih pada akhir tahun ini.

Oleh karena itu, Kang Bupati mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif untuk bersama-sama memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Bumi Reog. “Saya sedang berusaha agar Ponorogo dapat masuk UCCN. Semoga pada akhir tahun ini, kita bisa mendapatkan pengakuan tersebut,” pungkasnya.

library_books Prokopim Ponorogo